Riwayat Kredit BI Checking Bisa Dicek dan Dibersihkan via Daring

Setiap permintaan kredit ke bank akan melalui proses verifikasi BI. Persyaratan ini berlaku untuk semua aplikasi kredit, termasuk pinjaman tanpa jaminan (KTA), pinjaman kendaraan bermotor (KKB), kartu kredit, khususnya pinjaman hipotek (KPR).

BI Checking adalah informasi historis pemberi pinjaman perorangan (IDI) dalam database Bank Indonesia (BI) yang mencatat pinjaman kredit reguler (negatif). Singkatnya, BI checking adalah faktor penentu bagi calon debitur. Jika dianggap tidak tepat, bank berhak menolak aplikasi kredit.

Bagaimana jika Anda dianggap tidak pantas, bahkan di “daftar hitam” BI? Bahkan, masih ada cara untuk membersihkan BI buruk yang memeriksa sejarah kredit.

Proses pengecekan oleh BI

Sebelum membahas cara menghapus riwayat audit BI, mari kita bahas terlebih dahulu bagaimana Bank Indonesia menentukan kelayakan kredit para kreditor. Sejarah kredit kreditor akan tercermin dalam Sistem Informasi Debet BI (SID). Riwayat kredit positif atau negatif dievaluasi pada skor kredit 1 hingga 5. Angka 1 berarti sangat baik, sedangkan 5 berarti sangat buruk.

Skor kredit kreditor kemudian akan digunakan sebagai referensi oleh bank untuk menentukan kelayakan pelanggan. Tidak hanya itu, jumlah pinjaman nominal, mandat yang diperoleh dan bunga yang dibebankan juga ditentukan oleh skor kredit. Jika skor kredit peminjam baik, akan lebih mudah untuk mendapatkan proposal hipotek. Di sisi lain, jika skor kredit peminjam lemah, aplikasi hipotek akan ditolak.

Periksa sejarah Anda secara mandiri

Proses verifikasi BI sebelumnya dilakukan langsung oleh Bank Indonesia. Namun, mulai 1 Januari 2018, SID BI mengubah namanya menjadi Sistem Informasi Keuangan (SLIK) yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Meskipun mengubah namanya, fungsi SLIK sama dengan di kontrol BI. Hanya saja, semua layanan beralih dari BI ke OJK. Perubahan besar dalam sejarah sejarah kredit telah diperiksa. Untuk saat ini, inspeksi hanya dimungkinkan melalui OIK SLIK online.

Jika Anda seorang pelanggan yang berencana untuk mengajukan hipotek atau kredit apa pun, Anda harus terlebih dahulu memeriksa SLIC OJK untuk melihat potensi bank untuk menerima atau menolak aplikasi kredit.

Untuk memeriksa cek OJK atau SLIK BI, berikut ini cara melihat riwayat kredit debitur melalui situs web resmi OJK, efektif 18 Maret 2020. Pertama, debitur mengisi formulir turn-over online.

Setelah menerima persetujuan pengiriman email, debitur menghubungi nomor WhatsApp OJK-SLIK dalam email untuk mengkonfirmasi data. Akhirnya, setelah diverifikasi, informasi debitur SLIK akan dikirim melalui email.

Bagaimana cara membersihkan histori yang buruk

Jika ternyata debitur memiliki riwayat kredit yang buruk, Anda harus segera memperbaikinya. Kalau tidak, bank tidak akan mengeluarkan pinjaman dalam bentuk apa pun.

Langkah pertama adalah bahwa debitur harus menyelesaikan hutang yang belum terbayar. Jika debitur ingin meningkatkan sejarah kredit macet, secara bertahap menghilangkan utang dapat menghindari hukuman dan menghapus riwayat kredit macet.

Setelah itu, debitur dapat melaporkan pembayaran ke bank atau lembaga keuangan lainnya termasuk bukti pembayaran. Laporan juga dapat dibuat melalui OJK termasuk bukti pembayaran hutang. Setelah itu, sistem OJK akan secara otomatis mengonversi data pelanggan.

Perlu diingat bahwa jika nama Anda telah dimasukkan dalam “daftar hitam” OJK, Anda harus menunggu klarifikasi lebih lanjut. Sistem OJK membutuhkan waktu 24 bulan untuk secara otomatis menghapus nama pelanggan untuk mengubah status kredit buruk atau buruk.