Ini, Lho, Cara Mengatasi Botak yang Jarang Diketahui!

Apakah Anda pernah mengalami botak? Menurut halaman Alodokter, botak merupakan adanya kerontokan pada rambut yang terjadi pada kulit kepala. Tahukah, Anda, bahwa siklus pertumbuhan rambut manusia memiliki 4 fase? Yuk, simak ulasannya sebelum membahas mengenai cara mengatasi botak.

  1. Anagen.

Anagen adalah fase di mana tumbuh aktif dan berlangsung selama 2-6 tahun.

  1. Catagen.

Catagen adalah fase transisi di mana berlangsung selama 2-3 minggu.

  1. Telogen.

Telogen merupakan fase istirahat di mana berlangsung selama 2-3 bulan.

  1. Eksogen.

Fase eksogen adalah fase di mana rambut lepas dari folikel rambut.

Dilansir dari halaman Halodoc, penyebab terjadinya kebotakan terbagi menjadi dua: eksternal dan internal. Penyebab eksternal terjadinya kebotakan adalah mengikat rambut terlalu kencang, pemakaian pomade yang tidak cocok dengan kulit kepala, dan penggunaan sampo yang tidak cocok.

Untuk penyebab internal terjadinya kebotakan adalah adanya faktor keturunan, memiliki kondisi tertentu, seperti lupus dan diabetes. Yuk, kenali gejala terjadinya kebotakan sebelum membahas mengenai cara mengatasi botak.

Ada beberapa gejala terjadinya botak yang bisa Anda temui, antara lain:

  1. Untuk wanita, biasanya kerontokan rambut terjadi pada bagian depan atau atas kepala hingga mengakibatkan botak.
  2. Adanya bercak kerontokan rambut di mana bentuknya bulat atau lonjong dan berada pada daerah alis, kepala, jenggot, dan bulu mata.
  3. Adanya rasa sensasi seperti terbakar atau gatal. Tidak semua orang mengalami gejala ini.
  4. Terjadinya penipisan atau kerontokan rambut dan terjadi secara bertahap atau tiba-tiba.

Berikut beberapa cara mengatasi botak yang bisa Anda lakukan. Berikut penjelasannya!

  1. Operasi.

Ternyata untuk mengatasi botak, Anda juga bisa menggunakan metode operasi. Operasi ini akan dilakukan jika obat-obatan tidak memiliki lagi fungsi untuk mengatasi kebotakan. Ada 3 jenis operasi yang dapat dilakukan. Pertama, tanam rambut di mana akan menanam rambut sintetis pada kulit kepala yang mengalami kebotakan. Namun, cara ini masih belum dianjurkan lantaran dapat mengakibatkan komplikasi infeksi dan timbulnya jaringan parut yang serius. 

Kedua, scalp reduction di mana kulit kepala yang botak akan dibuang dan kulit kepala yang tumbuh rambut akan didempetkan. Metode ini bisa digabung dengan cangkok rambut.

Ketiga, cangkok rambut di mana kulit kepala yang memiliki pertumbuhan dengan baik akan dipindahkan ke bagian kepala yang mengalami kebotakan.

  • Sisir Laser.

Metode ini menggunakan sinar laser yang dipercaya merangsang pertumbuhan rambut.

  • Kortikosteroid.

Metode ini dilakukan untuk menekan sistem imun tubuh dan digunakan untuk mengatasi kebotakan areata. Metode ini akan efektif jika diberikan melalui suntik dan disuntikkan pada kepala yang mengalami kebotakan. Ada juga yang akan menggunakan krim atau salep untuk dioleskan pada area kepala yang botak. Tujuan metode ini adalah menumbuhkan rambut dalam kurun waktu satu bulan dan baru akan terasa manfaatnya setelah tiga bulan. Metode ini juga bisa memberikan efek samping, seperti penipisan kulit.

  1. Spironolactone.

Metode ini memiliki tujuan untuk menghambat hormon pria yang mana bisa menyebabkan terjadinya kerontokan pada rambut. Ada juga beberapa kasus, di mana metode ini juga dilakukan pada wanita.

  • Finasteride.

Metode ini bertujuan untuk menghambat pembentukan hormon pria yang bisa menyebabkan terjadinya kerontokan rambut, meski pada awalnya metode ini dilakukan untuk mengatasi masalah prostat. Namun, metode ini memiliki efek samping, seperti disfungsi ereksi dan penurunan libido.

  1. Minoxidil.

Metode ini bertujuan untuk mengobati kebotakan pada wanita dan juga pria di mana memiliki fungsi untuk menumbuhkan kembali rambut dan memperlambat kebotakan rambut.

Nah, itulah cara mengatasi botak yang bisa Anda lakukan. Apakah Anda juga mengalami kebotakan?