Bangun Pagi Sangat Berpengaruh Terhadap Kesehatan Manusia

Banyak orang berpikir bahwa bangun pagi adalah salah satu hal paling sulit untuk dilakukan. Mungkin Anda salah satunya. Padahal, ada banyak manfaat besar yang bisa diraih dengan bangun pagi setiap hari. “Kamu yang terbaik di pagi hari” bukan hanya kalimat. Bangun di pagi hari telah diselidiki untuk menawarkan sejumlah manfaat, terutama yang berhubungan dengan kesehatan, yang bahkan memiliki dampak besar pada kualitas hidup secara keseluruhan. Berikut ini adalah penting untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kebiasaan bangun pagi-pagi dari kesehatan fisik dan psikologis.

Bangun lebih awal dapat mempromosikan jadwal tidur yang teratur. Tubuh memiliki mekanisme jam biologis atau ritme sirkadian yang menunjukkan kapan saatnya untuk tidur dan bangun. Dan mekanisme ini penting untuk pengaturan yang tepat. Bagaimana Anda melakukannya Tidur dan bangun di waktu yang tepat dengan waktu yang cukup antara 6 dan 8 jam. Jam biologis tubuh secara alami berhubungan dengan sinar matahari, yang merupakan sinyal paling penting. Karena itu, ketika hari gelap, tubuh akan melepaskan hormon melatonin yang menyebabkan kantuk, sementara tubuh bangun secara alami ketika hari mulai cerah dengan sinar matahari.

Jika Anda secara teratur tidur lebih awal di malam hari dan bangun pagi-pagi, Anda dapat mengatakan bahwa jam biologis tubuh Anda berfungsi dengan baik. Ini berarti kualitas tidur Anda juga akan meningkat. Kualitas tidur yang baik penting untuk menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh untuk mendukung berbagai sistem tubuh yang berfungsi secara optimal. Dengan bangun pagi, Anda memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang berbeda sebelum Anda pergi bekerja. Dari menyiapkan olahraga hingga makanan untuk sarapan. Jika Anda bangun terlambat, tidak bisa berolahraga sama sekali, orang sering melewatkan sarapan karena takut terlambat.

Meskipun para ahli kesehatan menekankan bahwa sarapan adalah makanan terpenting selain makanan lainnya. Apa yang dimakan saat sarapan adalah “bahan bakar” dalam tubuh untuk mendukung aktivitas hingga makan malam. Jangan heran jika mereka yang sering bangun di siang hari memiliki gaya hidup yang jauh dari sehat. Mereka sering dihadapkan dengan pagi ‘sibuk’, melewatkan sarapan, mengalami kesulitan berkonsentrasi pada pekerjaan dan cenderung memilih makanan cepat saji untuk mengatasi rasa lapar mereka.